Tips Belanja Hemat dan Cepat untuk Bunda yang Sibuk Mengurus Rumah Tangga

Tips Belanja Hemat dan Cepat untuk Bunda yang Sibuk Mengurus Rumah Tangga

Menjadi Ibu rumah tangga pastinya punya banyak sekali kesibukan. Apalagi kalau Bunda juga seorang wanita karier yang juga mengurus rumah tangga, pastinya tidak punya banyak waktu. Tetapi bagaimana jika keperluan dirumah sudah abis dan harus keluar untuk belanja, sedangkan waktu luang sedikit sekali? Jika Bunda merasakan hal demikian, jangan stres dulu ya karena semua masalah pasti ada solusinya. Cesa kasih tipsnya ya agar Bunda bisa belanja hemat dan cepat, simak yuk.

  1. Selalu buat daftar belanja

Tips belanja hemat yang paling penting dilakukan Bunda adalah membuat daftar belanja. Hindari pergi ke supermarket tanpa gambaran apa yang harus dibeli. Hal tersebut akan menghindarkan Bunda dari terlalu banyak mengambil barang yang sebenarnya kurang penting. Dengan mengikuti daftar, Bunda bisa belanja dengan cepat deh.

  1. Beli yang musiman

Sebaiknya ketahui sayur dan buah apa yang sedang musim ya Bun. Biasanya bahan-bahan yang sedang musim tersedia lebih banyak dan harganya lebih mudah. Dengan begitu, total belanja bisa jadi lebih hemat kan Bunda.

  1. Beli yang utuh
    Punya banyak kesibukan Bunda pastinya sering membeli bahan makanan yang sudah dipotong. Namun sayur atau daging yang telah dipotong biasanya ditawarkan dengan harga yang lebih mahal. Untuk lebih berhemat, disarankan membeli dalam keadaan utuh lalu potong bahan-bahan itu di waktu luang agar nantinya bisa langsung dimasak.
  2. Perhatikan rak atas bawah

Supermarket sering menawarkan barang-barang yang lebih mahal di bagian tengah rak. Untuk itu, Bunda juga perlu mencari produk di bagian atas dan bawah. Cari pilihan barang yang lebih murah namun tetap berkualitas ya Bun.

  1. Hindari pakai trolley

Salah satu tips belanja cepat dan hemat yang bisa Bunda lakukan adalah dengan memilih keranjang kecil atau tidak sama sekali. Ketika daftar belanja tidak terlalu banyak, sebaiknya gunakan keranjang kecil saja jangan trolley besar. Jika Bunda hanya berniat beli beberapa, kalau bisa tak perlu memakai keranjang agar tidak tergoda untuk menambahkan 40% lebih banyak barang. Dengan begitu, belanja juga jadi lebih cepat.

  1. Sebelum ke kasir

Sebelum membayar, coba Bunda lihat lagi barang-barang yang sudah dimasukkan ke keranjang. Pikirkan kembali apakah ada item-item yang sebenarnya tidak dibutuhkan ya.

Sumber : wollipop.detik.com

Gimana Bunda, masih pusing mau belanja keluar tapi gak punya banyak waktu karena sibuk mengurus rumah tangga dan karier Bunda? Sekarang bisa diterapkan tips-tips yang Cesa kasih tau lagi ya Bun, sesibuknya menjadi Ibu rumah tangga yang penting kebutuhan rumah juga harus terpenuhi. Semangat Bunda! 👍😊

Kisah Pak Damar Menghidupkan lagi Warung Sembakonya yang Hampir Tutup saat Pendemi

Kisah Pak Damar Menghidupkan lagi Warung Sembakonya yang Hampir Tutup saat Pendemi

 

                Covid-19 yang sudah hampir 3 tahun mewabah di seluruh negara, termasuk di Indonesia. Kasus positif Covid-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang negara Jepang. Awal mula ini mengakibatkan dampak buruk kondisi pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia, terutama dibidang ekonomi. Para pemilik usaha besar dan UMKM pun merasakan penurunan secara drastis akan usaha yang mereka kelola. Bukan rakyat kecil saja yang merasakan dampaknya, tetapi rakyat menengah dan atas merasakan dampak yang sama akibat Pendemi. Kebijakan lockdown yang cukup lama dilaksanakan pemerintah, membuat masyarakat dilarang untuk keluar rumah, tempat hiburan,tempat makan,pusat perbelanjaan jadi sepi pengunjung, termasuk warung-warung kecil. Hal ini juga dirasakan oleh salah satu pemilik warung sembako yang berada di kota Bekasi, bernama Pak Damar.

Pak Damar yang kini berusia 45 Tahun, sudah mendirikan usaha warung sembako sejak tahun 2012, jadi sudah 10 tahun warungnya berdiri tepat di samping rumahnya. Ya karena rumah Pak Damar memiliki tanah yang cukup luas, beliau memutuskan membuat ruangan untuk berjualan sembako “daripada saya harus menyewa kios lagi akan keluar uang kan, ya saya manfaatkan ruangan yang ada aja kebetulan masih bisa di buat warung ruangan sebelah sini” ujar Pak Damar bercerita.

Sejak warung Pak Damar buka 10 tahun yang lalu selalu ramai, tidak hanya tetangga sekitar saja yang datang, tetapi masyarakat yang sambil lewat pun banyak yang berhenti untuk sesekali membeli minuman ataupun yang lainnya. Di warung Pak Damar juga tersedia berbagai produk sembako yang cukup lengkap. Letak warung yang juga strategis tepat di jalan raya dan di sekitar perumahan yang berada di kota Bekasi membuat tetangga sekitar juga sudah tau warung yang dimiliki Pak Damar ini. Membuka usaha warung sembako selama 10 tahun tidaklah mudah, banyak rintangan yang dilewati oleh Pak Damar dari keuntungan atau juga kerugian pernah di rasakan. “Ya Namanya juga berusaha, gak selamanya untung pasti ada anjloknya, ya di syukuri aja walau saya pernah mau menyerah saat pendemi kemarin”, ujar Pak Damar mengatakan. Ya betul sekali siapa sih yang gak merasakan dampak dari Pendemi di Indonesia sejak awal tahun 2020, hal ini juga di rasakan oleh Pak Damar. Memang sembako selalu dibutuhkan masyarakat setiap harinya, tetapi jika stock di warung abis tidak bisa belanja keluar, sedangkan saat Pendemi kota Bekasi harus mengikuti kebijakan pemerintah dengan adanya Lockdown Total, masyarakat dilarang untuk keluar jika tidak ada keperluan yang mendesak. “Saya kan biasanya belanja stock di warung kan di toko grosir langganan, tapi saat pendemi tutup karena karyawan nya pada pulang semua sebelum ada lockdown dan tokonya lagi ada kerugian akibat itu. Saya belanja disana karena murah yang lain mahal. Terus saat pendemi waktu itu, sepi yang datang ke warung buat belanja kalaupun ada hanya 1-2 orang saja, karena larangan pemerintah untuk keluar sama banyak yang terkena Covid-19 juga. Yang ramai itu warung makan yang pada bisa online, sampai pusing saya saat itu rasa menyerah selalu datang dan sempat mikir untuk ganti usaha.” Ujar Pak Damar bercerita.

Saat Pendemi, warung Pak Damar memang benar-benar sepi pembeli, kendalanya juga karena di warung tidak ada yang mengantar. Dulu Pak Damar memiliki kurir warung tapi sebelum pendemi, kurir mengundurkan diri karena harus pulang kampung merawat anaknya yang sakit. Pak Damar hampir menyerah menunggu para pembeli yang datang untuk berbelanja ke warungnya, yang biasanya keuntungan selalu ada tiap harinya, tapi saat itu kerugian yang didapatkan, hampir 1 tahun berjalan hal itu dirasakan terus oleh Pak Damar, belum lagi untuk makan dan kebutuhan sehari-hari terkadang Pak Damar memakai keuntungan yang dihasilkan dari warung. Memasuki awal tahun 2021 Pak Damar hampir menutup warungnya, tetapi anak Pak Damar yang pertama dan berusia 20 Tahun bernama Indah berbincang dengan beliau mengenai jualan online di E-Commerce “Anak saya yang perempuan yang baru mulai kuliah ajak mengobrol saya katanya “Pak jangan menyerah, Bapak kan bisa jualan online nanti masukin aja produk yang bapak jual ke E-Commerce nya”. Saat anak saya ngomong gitu, saya mana mengerti soal online-online tapi anak tunjukin dan mengajari saya. Akhirnya saya coba belajar aja.” Ujar Pak Damar. Setelah itu Pak Damar mendaftarkan warungnya di salah satu E-Commerce yang ada dan mulai berjualan online, walaupun belum mahir, anak Pak Damar yang membantunya juga. Tahun 2021 Pendemi masih ada dan juga cukup tinggi yang terkena Covid-19. Awal berjualan online juga tidak semudah yang Pak Damar bayangkan ternyata juga masih sepi yang belanja, tapi kali ini Pak Damar tidak menyerah, beliau mempromosikan warungnya melalui WhatsApp agar tetangga dan kerabatnya mengetahui kalau belanja sembako di warungnya sudah bisa online. Lalu yang mengantar pesanan bagaimana? “Yang jadi kurir warung ya saya sendiri, istri saya, dan ada keponakan saya yang membantu juga jadi ganti-gantian aja deh” ujar Pak Damar mengatakan. Setelah pertengahan bulan jualan online nya berjalan, keuntungan yang di dapatkan Pak Damar hampir stabil lagi walaupun belum banyak tapi juga cukup memberikan kebutuhan untu keluarga. Hingga saatnya tiba di Tahun 2022 sampai sekarang kondisi Covid-19 mengalami penurunan, yang berbelanja di warung Pak Damar langsung mulai normal kembali dan tentunya keuntungan jualan online juga semakin bertambah, dan Pak Damar juga lebih fokus untuk berjualan online. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur, emang benar gak ada masalah yang gak ada jalan keluar, dengan sabar,ikhlas,tawakal pasti ada jalan yang penting jangan menyerah.” Ujar Pak Damar dengan wajah tersenyum.

Siapa nih Bos warung yang pernah merasakan seperti Pak Damar? dan apa yang sudah dilakukan?  Intinya jangan menyerah ya tetap semangat untuk Berjualan Bos! 👍😊

Tingkatkan Jualan Sembako Lewat Online, Simak Caranya!

Tingkatkan Jualan Sembako Lewat Online, Simak Caranya!

Berjualan secara online semakin menarik untuk dijalankan, apalagi di era digital seperti sekarang ini, apa-apa yang dibutuhkan, masyarakat lebih memilih online dibandingkan offline. Lalu sebenarnya apakah Bos sudah paham mengenai penjualan online?

Penjualan online adalah melakukan aktifitas penjualan dari mencari calon pembeli sampai menawarkan produk atau barang dengan memanfaatkan jaringan internet yang didukung dengan seperangkat alat elektronik sebagai penghubung dengan jaringan internet. Mencari calon pembeli secara online bisa dilakukan dengan cara iklan atau promosi dijaringan internet. Untuk iklan diinternet bisa dipilih yang berbayar atau yang gratis. Yaitu dengan memasang materi iklan atau iklan kita pada jaringan internet. Karena saat ini sudah banyak situs atau web yang menyediakan fasilitas iklan atau promosi gratis dengan jangkauan yang luas. Dan untuk hal ini bisa dilakukan dengan sangat mudah. Menawarkan produk atau barang, Hal ini bisa dilakukan oleh penjual dengan cara memasang katalog produk atau barang yang disertai keterangan pendukungnya. Untuk hal ini diperlukan adalanya katalog online yang baik agar penjualan online bisa memberikan hasil yang optimal.  Selain membuat iklan untuk promosi, Platform Jualan Online dan E-commerce berjualan kini juga sudah banyak tersedia agar memudahkan para pemilik usaha bisa meningkatkan jualannya secara online.

Usaha apa aja yang bisa bergerak untuk berjualan online? semua bidang usaha apapun bisa dari fashion,skincare,jasa, dan usaha warung sembako pun juga bisa. Apalagi penjualan sembako sangat menjanjikan sekarang ini, karena masyarakat akan selalu membeli kebutuhan pokok setiap harinya. Apakah bisa pemilik usaha warung sembako meningkatkan penjualannya lewat online? Tentu saja bisa dong! tetapi sebelum itu Bos harus mengetahui cara apa aja sih yang harus di lakukan dalam berjualan sembako secara online agar penjualan Bos Warung bisa meningkat. Simak caranya berikut ini ya,

  1. Tentukan dulu sembako apa yang ingin dijual

Namanya juga Sembilan bahan pokok, pasti banyak dong produknya. Tetapi Bos harus mempertimbangkan barang kebutuhan apa yang mampu disediakan di toko online nantinya. Bos harus mengetahui juga kebutuhan rumah tangga apa yang paling laris dan dicari oleh masyarakat. Dan produk juga harus bisa tahan lama dan aman, karena jika ada pengiriman yang jauh pasti waktu kirim akan lama.

  1. Mencari grosir/distributor yang terpecaya

Bila sebelumnya Bos sudah punya toko kelontong atau warung konvensional, disarankan Bos sudah punya toko grosir langganan terpercaya. Grosir atau supplier barang pokok akan memudah Bos menyediakan berbagai produk jualan partai besar dengan harga murah dan logistik yang efisien. Hal ini menjadi lebih potensial untuk mengembangkan bisnis sembako toko online bila sudah bekerja sama dengan grosir atau distributor berkualitas. Pasalnya, stok barang dagangan Anda harus selalu siap di toko sembako online.

  1. Bergabung dengan E-Commerce atau Platform Jualan Online lainnya

Cara berjualan sembako secara online pastinya dengan mendaftarkan warung Bos di E-Commerce atau Platform Jualan Online lainnya, lalu setelah itu warung bisa di promosikan. Tapi harus di ingat ketentuan berjualan online sesuai peraturan dan syarat yang berlaku. Hal ini bisa Bos manfaatkan sebaagai wadah aplikasi jualan sembako.

  1. Membuat strategi pemasaran

Strategi pemasaran sangat penting dalam berbisnis secara online maupun offline, karena nantinya strategi pemasaran yang dilakukan menjadi penentu berjalan baik atau tidaknya bisnis yang dijalankan. Ada berbagai pilihan straategi pemasaran mulai dari, memasarkan melalui media sosial, membuat branding toko dengan konten yang menarik.

  1. Membuat program promosi

Siapa sih yang tidak suka sama harga promo? hampir 80% pembeli suka berbelanja online karena ada banyak diskon yang ditawarkan. Bos bisa membuat program promosi beli 1 gratis 1, promo produk paket sembako,potongan harga, ataupun voucher belanja gratis.

  1. Jangan lupa harus interaksi dengan pembeli

Bos juga harus merespon pesan,review dan testimoni dari pembeli di platform jualan online yang digunakan. Dengarkan saran dan keluhan mereka untuk memperbaiki kualitas dan pelayanan warung Bos. Ini juga cara agar Bos bisa dekat dengan pembeli supaya mereka tetap belanja di warung online Bos.

Itulah beberapa cara agar Bos bisa meningkatkan penjualan sembako secara online, jangan lupa di terapkan ya. Bos juga bisa loh bergabung dengan Waserda Seller untuk berjualan online. Bos cukup download aplikasinya di Playstore atau dengan klik link berikut ini ya Waserda Seller: Jualan Sembako – Apps on Google Play lalu tinggal daftarin warung Bos deh. Semangat terus untuk berjualan ya Bos! Karena tidak ada usaha yang mengkhianati hasilnya!

Perbedaan Ibu Milineal dan Zaman Dulu

Perbedaan Ibu Milineal dan Zaman Dulu

Generasi milineal kini menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat. Bukan hanya dari segi pendidikan dan teknologi, tetapi juga perilaku milineal yang berbeda dengan generasi zaman dulu. Milineal atau disebut generasi Y adalah sekelompok orang yang lahir setelah generasi X. Mereka lahir pada kisaran 1980 – 2000an.

Generasi milineal yang lahir antara tahun 1980-an hingga awal 2000-an dan kini sebagian besar telah jadi orang tua. Berdasarkan data penduduk, satu dari lima ibu masa kini adalah generasi milenial dan jumlahnya pun mencapai hampir 90% dari 1,5 juta ibu baru. Ibu milineal sangat paham dunia digital dan serba modern dalam hal teknologi, tak hanya itu dalam mengaplikasikan pola asuh anak tak ingin sama seperti cara mereka dulu dibesarkan.

Peran ibu untuk mengerti perkembangan teknologi sekarang ini sangatlah penting agar setara dengan pemahaman si anak. Seorang ibu, apalagi seorang ibu yang juga bekerja, memiliki tanggung jawab bukan hanya untuk keluarga tetapi juga pada masyarakat. Untuk itulah kesenjangan kemampuan digital antara orangtua dan anak harus dijembatani dengan melakukan literasi digital. Perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih positif, seperti peningkatan ekonomi keluarga. Tidak hanya untuk Ibu yang kerja saja, ibu yang fokus menjadi ibu rumah tangga pun juga harus mengerti teknologi sekarang ini. Ibu milineal saat ini dalam hal belanja kebutuhan hanya lewat hp saja, karena sudah banyak platform belanja online yang tersedia, jadi bisa belanja sambil mengurus kebutuhan rumah tangga deh. Untuk ibu muda yang baru memiliki anak pun, mereka sudah terbiasa mencari tentang dunia parenting melalui platform online. Selain paham akan perkembangan teknologi, berikut perbedaan ibu milineal dan zaman dulu,

  1. Ibu Jaman Dulu: Sibuk mengurus keperluan anak.

Ibu Jaman Sekarang: Sibuk mencari tempat penitipan anak untuk buah hati mereka.

  1. Ibu Jaman Dulu: Bangun tidur pagi buta, langsung mandi, bersih-bersih rumah dan menyiapkan sarapan maupun bekal suami dan anaknya.

Ibu Jaman Sekarang: Masak dan bersih-bersih itu urusan pembantu, mengasuh anak urusan baby sitter. Ibu harus segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.

  1. Ibu Jaman Dulu:Menyempatkan diri menemani dan membantu anak belajar.

Ibu Jaman Sekarang: Semua diserahkan pada guru sekolah dan guru les.

  1. Ibu Jaman Dulu: Belanja ke pasar, tukang sayur. Belanja keperluan rumah tangga di tempat yang lebih ekonomis.

Ibu Jaman Sekarang: Kan ada supermarket dan online shop? Jangan lupa rajin cek BB, Facebook dan Twitter.

  1. Ibu Jaman Dulu: Ibu rumah tangga, ngurus anak dan suami. Kebutuhan finansial utamanya tanggungan suami.

Ibu Jaman Sekarang: Pendidikan dan kebutuhan rumah tangga nggak murah, so harus ikutan kerja meringankan beban finansial keluarga.

Yes, ini hanya bentuk umum ibu jaman dulu dan sekarang ya Bunda, Kebutuhan jaman dulu dan sekarang memang berbeda, meski begitu prioritas harus sama ya Bun untuk keluarga dan anak. Apapun kesibukan sebagai wanita karir di masa kini, pastikan Bunda harus mempunyai waktu untuk anak dan suami.

Intip Kegiatan ini! Agar Bos Warung tidak Bosan saat Menunggu Pembeli Datang

Intip Kegiatan ini! Agar Bos Warung tidak Bosan saat Menunggu Pembeli Datang

Rasa bosan pasti akan selalu dirasakan oleh setiap orang yang melakukan aktifitas dimanapun mereka berada. Pernah dong kamu merasakan bosan dan jenuh saat melakukan aktifitas yang samaa setiap harinya? Apalagi jika hal itu dirasakan saat di tempat kerja, pasti mata selalu melihat jam dinding dan ingin sekali rasanya berharap waktu cepat berlalu agar bisa cepat pulang. Hal ini sama yang dirasakan pemilik warung menunggu pembeli yang datang tidak menentu, pasti bingung dong untuk menghilangkan rasa bosan harus berbuat apa. Nah kali ini Cesa ingin membagikan tips dan trick agar Bos Warung tidak merasa bosan saat sedang menjaga warung, Simak yuk!

  1. Melakukan Hobi Favorit Bos Warung

Semua orang pasti mempunyai hobi atau hal yang disukai. Cara ini dapat Bos Warung lakukan saat menjaga warung lho. Bos hobi membaca buku? atau membaca berita digital melalui handphone? Bos bisa membawa buku bacaan yang disukai ke warung agar memanfaatkan waktu sambil menunggu pembeli yang datang ke warung. Percaya deh, waktu akan terasa lebih cepat berlalu, jika Bos melakukan hobi ditengah rasa bosan yang melanda.

  1. Mendengarkan Musik/Radio

Sebuah penelitian dari Cornell University mengatakan, bahwa mendengarkan musik dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan. Selain itu mendengarkan music favorit juga dapat membantu menghilangkan rasa bosan dan mengembalikan mood. Nah Bos Warung bisa mencoba hal ini agar tidak merasa bosan saat menunggu pembeli yang datang dan juga warungnya tidak terasa sepi juga kan.

  1. Menyediakan Cemilan Favorit

Makanan dapat mempengaruhi mood saat sedang beraktivitas, emang iya? Iya dong karena saat beraktivitas juga perlu sambil makan biar mood terasa lebih nyaman. Oleh karena itu, Bos warung bisa menyediakan cemilan di warung agar bisa dimakan saat sedang Bosan, tapi ingat ya jangan berlebihan makannya.

  1. Memecahkan Teka-Teki

Memecahkan teka-teki dikala sedang bosan dapat membuat Bos merasa waktu cepat berlalu. Hal ini dikarenakan otak dituntut untuk berpikir agar dapat memecahkan teka-teki tersebut sehingga tidak lagi fokus pada rasa bosan. Tapi jangan terlalu serius ya Bos main teka-tekinya, tetap harus fokus dengan pembeli yang datang dan belanja di Warung.

 

Nah, jadi gimana Bos, sudah tidak bingung lagi dong buat menghilangkan rasa bosan saat menunggu pembeli di Warung? 👍😎

Jangan Sepelekan Pekerjaan Ibu Rumah Tangga!

Jangan Sepelekan Pekerjaan Ibu Rumah Tangga!

Pekerjaan ibu rumah tangga kerap sekali dianggap sepele oleh beberapa orang karena dianggap tidak memerlukan keterampilan khusus. Padahal jika diperhatikan, tidak semua orang mampu menjadi ibu rumah tangga. Bekerja tanpa bayaran, tanpa batas waktu namun harus dapat berpikir dan bergerak untuk segala persoalan di rumah tangga.

Bekerja Tanpa Batas Waktu

Dari awal membuka mata, para ibu rumah tangga sudah mulai berpikir kehidupan seharian yang akan dilakukan. Bagaimana segala persoalan yang akan terjadi dapat diselesaikan hanya dalam waktu singkat. Bahkan disaat semua anggota keluarga sudah Kembali untuk beristirahat, seorang ibu rumah tangga tak henti untuk berpikir dikehidupa esok hari.

Menyangkut beban pikiran, ibu rumah tangga juga memiliki tuntutan pekerjaan yang lebih besar daripada seorang karyawan. Pekerjaan yang tiada henti silih berganti. Mulai dari membereskan rumah, belanja keperluan rumah, memberikan pelayanan terhadap keluarga dan masih banyak yang mungkin tidak dapat disebutkan satu persatu.

Bekerja Tanpa Bayaran

Siapa yang bisa memberikan bayaran seorang ibu rumah tangga? Seseorang yang bekera tanpa batas waktu dan pekerjaan yang tiada henti? Jika ada bayaran untuk seorang ibu rumah tangga tentunya sangat besar dan tidak akan ada yang mampu. Namun, adakah seorang ibu yang bekerja untuk keluarga dengan meminta bayaran? tentunya tidak, seorang ibu bekerja dengan hati, bahkan mungkin tidak sempat untuk berpikir apa yang akan mereka terima, yang terpenting baginya adalah kehidupan keluarganya.

Haru Serba Bisa

Meskipun sering dianggap seorang ibu rumah tangga tidak memerlukan keahlian khusus, namun seorang ibu rumah tangga terkadang dituntut harus serba bisa. Pekerjaan yang bervariasi menuntut para ibu untuk menguasi berbagai bidang keahlian. Demi memastikan kesehatan anggota keluarga, ibu harus mengetahui makanan yang bergizi untuk dihidangkan kepada anggota keluarga, agar kehidupan terus dapat berjalan seorang ibu harus pandai mengatur keuangan dan tentunya masih banyak hal lainnya.

Tidak Memiliki Waktu Untuk Diri Sendiri

Meskipun pekerjaan yang dilakukan hanya di rumah sendiri. Namun rata-rata seorang ibu rumah tangga hanya memiliki waktu 1-7 jam untuk dirinya sendiri. Jadi, jangan berpikir ibu rumah tangga di rumah hanya sekedar berleha-leha, bisa jadi raga mereka beristirahat namun tidak dengan pikirannya.

Sering Merasa Kesepian

Hal ini bisa saja terjadi, terutama untuk ibu rumah tangga yang belum dikaruniai seorang anak. Mereka akan merasa sepi dan sendiri, oleh karena itu kehadiran sang suami sangat dinantikan olehnya. Maka dari itu, meskipun para suami merasa lelah saat pulang bekerja, sempatkanlah waktu untuk berbincang dengan sang istri karena kehadiran sudah sangat dinantikan. 

Apakah menjadi seorang ibu rumah tangga merupakan pekerjaan yang mudah? Meskpun terlihat sederhana namun, beberapa suami yang mencoba menjalani kehidupan menjadi seoarang bapak rumah tangga merasa belum mampu untuk menjalankannya. Waktu terasa sangat lama saat mencoba menjalani hal tersebut, namun untuk para ibu rumah tangga, hal ini harus mereka jalani untuk keluarga. 

7 Hal Rutinitas yang Di Lakukan oleh Ibu Rumah Tangga agar Selalu Bahagia

7 Hal Rutinitas yang Di Lakukan oleh Ibu Rumah Tangga agar Selalu Bahagia

Ketika wanita sudah menikah tentunya tanggung jawabnya akan bertambah untuk mengurusi suami dan keluarganya, tidak menutup kemungkinan jika wanita tersebut bekerja juga harus tetap mengurusi segala kebutuhan keluarganya. Menjadi ibu rumah tangga yang bahagia tentunya impian semua wanita, pekerjaan mengurus rumah,keluarga untuk memastikan segala kebutuhan keluarganya dapat terpenuhi dan membuat rumah terasa nyaman untuk ditinggali, semua itu bukanlah tugas yang mudah. 

Meski demikian hal-hal tersebut, seringkali membuat ibu rumah tangga merasa tidak produktif, sehingga ibu rumah tangga mengalami stres karena merasa pekerjaan tersebut hanya menjadi beban. Padahal bisa loh sambil mengerjakan urusan rumah tangga juga tetap produktif. 

Berikut rutinitas ibu rumah tangga yang bisa membuat bahagia, Bunda bisa melakukannya di rumah untuk mengurangi stres, dan menjadi Bunda yang selalu bahagia yang meluangkan waktunya di rumah untuk keluarga. 

  1. Bangun Pagi 

Apakah sebelum menikah, Bunda juga selalu terbiasa untuk bangun pagi? Jika iya, tentunya hal ini mudah untuk diterapkan saat sudah berkeluarga. Bunda harus bangun lebih pagi dari yang lain untuk menyiapkan semua kebutuhan keluarga di pagi hari itu tanpa perlu terburu-buru. Percaya deh hal ini dapat membuat Bunda bahagia. 

2. Bahagia Memiliki Jadwal Teratur 

Sudah menjadi ibu rumah tangga pastinya harus bisa mengatur jadwal secara teratur, mulai dari jadwal harian,mingguan,dan bulanan agar dapat menyesuaikan jadwal yang tak terduga terjadi nantinya. Namun harus ingat ya Bunda juga tetap terbuka untuk adaptasi jika ada hal yang tidak termasuk di jadwalnya terjadi hari itu. 

3.  Memiliki Daftar Tujuan dan Aturan 

Agar urusan rumah tangga tiap hari dapat berjalan secara baik tanpa adanya kendala, Bunda yang produktif akan memiliki daftar aturan dan tujuan yang ingin dicapai. Bunda harus selalu disiplin terhadap aturan yang telah dibuat untuk seluruh keluarga. 

4. Makan dengan Sehat 

Selain pintar dalam mengurus rumah tangga, Bunda juga harus menjaga Kesehatan diri sendiri ya, makan dengan baik dan pola makan sehat harus menjadi hal yang utama untuk dilakukan. Kalau Bunda sakit, seluruh keluarga pasti akan kewalahan. 

5. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Bun, gak ada salahnya lho untuk me time. Karena me time merupakan hal yang penting untuk menjaga pikiran agar tetap bahagia. Bila Bunda merasa dicintai dan dihargai, pasti Bunda ingin terus menjadi seseorang yang lebih baik untuk keluarga, oleh karena itu jangan lupa ya Bunda untuk meluangkan waktu memanjakan diri sendiri. 

6. Tidak Takut untuk Meminta Bantuan 

Jadi ibu rumah tangga tidak boleh terlalu angkuh ya, karena dalam kamus Bunda tidak ad aitu rasa angkuh atau gengsi untuk meminta bantuan. Pasti Bunda sadar akan kemampuan yang terbatas, sehinggan jangan ragu ya untuk meminta bantuan pada orang-orang terdekat. Baik bantuan fisik, ataupun emosional saat Bunda membutuhkan teman curhat. 

7. Menerima Kondisi Rumah yang Berantakan 

Sudah menjadi ibu rumah tangga dan tinggal bersama keluarga apalagi sudah mempunyai anak, melihat kondisi rumah yang berantakan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Ingat ya Bunda hal ini tidak perlu disikapi dengan amarah, tetap lakukan hal yang terbaik untuk keluarga dan jangan banyak mengeluh. 

 

Sekarang Bunda sudah tahu dong, rutinitas apa yang akan membuat Bunda selalu bahagia. Bunda gak harus serius setiap saat, tahu kapan waktunya bersantai dan bercanda. Bunda harus terus tetap berusaha untuk menjadi ibu dan istri yang lebih baik untuk keluarga. Yang penting, menjadi ibu rumah tangga yang bahagia, harus selalu mencintai dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih. Semangat ya Bunda! 

 

Strategi untuk Bos Warung dalam Berusaha Warung Sembako

Strategi untuk Bos Warung dalam Berusaha Warung Sembako

Bisnis warung sembako atau toko kelontong masih menjadi salah satu prospek yang masih menjanjikan karena masyarakat Indonesia masing sering mencari kebutuhan sehari-hari di warung. Untuk kamu yang mempunyai usaha atau baru mau merintis usaha warung sembako, kamu juga harus memikirkan strategi agar warung sembako kamu laris manis dan banyak pelanggan.

Apa aja sih strategi yang harus dilakukan untuk menarik pelanggan belanja di warung Bos, yuk simak strategi-strategi ini.

  1. Pasang Spanduk Warung

Spanduk merupakan salah satu yang menjadi sarana pemasaran yang efektif untuk menarik perhatian pembeli. Di dalam spanduk Bos bisa menjelaskan produk apa aja yang dijual di warung. Dengan adanya spanduk, pembeli sekitar maupun yang lewat bisa melihat dan mengingat warung Bos.

  1. Berikan Promo Menarik

Siapa yang gak suka kalau belanja terus ada promonya? Pelanggan pasti suka dan semakin tertarik untuk belanja di warung.  Tetapi Bos warung harus menyiapkan budget tersendiri. Hal ini sangat menarik untuk dicoba karena dapat menarik pembeli untuk belanja dan balik lagi ke warung Bos

  1. Melakukan Promosi

Promosi itu penting loh Bos agar warung kamu makin di kenal dengan pembeli sekitar. Jika warung berada di daerah pemukiman warga, promosi melalui mulut ke mulut sangat efektif untuk dilakukan atau Bos juga bisa melakukan promosi melalui WhatsApp dan menginfokan mereka kalau warung Bos menyediakan produk kebutuhan pokok.

  1. Selalu Memberi Pelayanan yang Baik

Ini sangat penting untuk dilakukan ya Bos, pastikan untuk selalu menjaga kenyamanan pembeli saat berbelanja. Karena faktor kenyamanan dan keramahan pemilik warung sangat berpengaruh dengan keputusan pembeli akan berbelanja di warung Bos. Dengan memberikan pelayanan yang baik, Bos juga dapat menarik banyak pembeli biar warung makin laris manis.

  1. Perhatikan Kompetitor

Dalam berbisnis gak ada salahnya loh, mencari tahu apa aja yang dilakukan competitor tanpa meniru ya tentunya. Bos bisa perhatikan bagaimana promo yang diberikan di warung competitor terutama untuk produk serupa yang juga dijual di warung Bos.

 

Nah sekarang Bos sudah tahu dong, apa aja yang harus dilakukan dalam berusaha Warung Sembako? Memang persaingan usaha ini semakin ketat tiap harinya, karena usaha warung sembako memang salah satu bisnis yang menjanjikan. Maka dari itu, jangan lupa praktekan strategi-strategi tersebut ya Bos agar warungmu semakin laris manis. 👍🤩

 

5 Tips Hemat untuk Bunda Belanja Kebutuhan Sehari-hari

5 Tips Hemat untuk Bunda Belanja Kebutuhan Sehari-hari

Kebiasaan dalam belanja secara hemat, bukan hanya di perlukan ketika kondisi keuangan Bunda belum mapan aja, tapi juga Ketika Bunda sudah mendapatkan penghasilan yang cukup. Penghematan juga perlu di terapkan baik ketika belanja barang baru ataupun belanja kebutuhan sehari-hari.

Untuk Bunda yang sibuk mengurus rumah tangga dan anak di rumah atau juga sibuk bekerja di kantor, meluangkan waktu untuk berbelanja bisa jadi sesuatu yang cukup sulit dikerjakan. Jika ada waktu untuk belanja harus menunggu waktu weekend atau anak ada yang menjaga di rumah. Belum lagi, jika harus belanja bersama anak-anak saat hari libur, Bunda juga harus mengawasi anak-anak sambil memastikan semua kebutuhan yang dibeli sudah masuk ke dalam keranjang belanja.

Agar belanja kebutuhan sehari-hari tetap hemat dan tidak ribet,tips-tips ini bisa membantu Bunda untuk berhemat, hal ini juga bisa menerapkan kebiasaan belanja yang lebih pintar dan hemat. Apa aja ya tipsnya? Simak daftarnya berikut ini ya Bunda!

Tips Belanja Kebutuhan Sehari-hari

  1. Usahakan untuk Belanja Sendirian

Belanja sendirian memang susah ya Bun, apalagi mengatur waktu dan harus meninggalkan anak-anak di rumah bersama suami tapi ini merupakan cara aman agar Bunda bisa berbelanja dengan tenang, walaupun belanja bersama anak-anak lebih seru tetapi nanti bunda harus mengawasi keamanan mereka. Belum lagi kalau anak-anak minta dibelikan jajan atau mainan, sudah pasti harus menyiapkan uang lebih untuk memenuhi permintaan mereka. Jadi kalau Bunda mau menghemat banyak waktu saat berbelanja, keputusan untuk belanja sendiri sudah sangat tepat.

  1. Jangan Lupa Membawa Daftar Belanja

Untuk mempermudah Bunda ketika belanja kebutuhan sehari-hari yang jumlahnya sudah pasti banyak, selalu pastikan Bunda buat daftar belanjaan terlebih dahulu ya agar tidak ada barang yang tertinggal atau lupa di beli nantinya. Selain itu, daftar belanja juga dapat membantu Bunda menghindari kecenderungan untuk mengambil barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan untuk dibeli.

  1. Atur Jadwal Belanja dalam Sebulan

Pergi belanja kebutuhan rumah sekali setiap bulan dapat menghemat waktu, tetapi cara ini tidak selamanya efektif loh Bun, karena ada beberapa jenis barang kebutuhan rumah tangga yang masih bisa digunakan selagi masih segar, terutama bahan makanan. Akibatnya, belanja sekali sebulan saja sebenarnya tidak cukup. Kalau dipaksakan, bahan-bahan tersebut bisa jadi sudah tak lagi dalam kondisi baik ketika akan digunakan.

Hal ini memang merepotkan, tapi lebih baik jika Bunda menjadwalkan hari belanja secara teratur, misalnya sekali dalam dua minggu. Bunda bisa memilih belanja tiap awal dan tengah bulan tergantung kebutuhan yang akan dibeli. Dengan begitu, Bunda bisa menghindari risiko ada bahan makanan yang terpaksa dibuang karena sudah tidak layak untuk diolah.

  1. Perhatikan Isi Rak dengan Seksama

Saat berbelanja, memperhatikan isi rak barang dianggap hal yang tidak penting. Karena orang-orang saat belanja cenderung mengambil barang yang diletakkan pada rak yang letaknya sejajar dengan pandangan dan mudah dijangkau, padahal ada kemungkinan barang-barang dengan harga lebih murah diletakkan di posisi yang cukup tersembunyi.

Nah, mulai sekarang Bunda jangan ingin cepat-cepat selesai berbelanja ya, ambil waktu beberapa detik untuk memperhatikan isi rak secara keseluruhan, karena bisa jadi ada produk-produk yang Bunda butuhkan sedang diskon, atau memang dijual dengan harga lebih murah.

  1. Manfaatkan Diskon dan Promo Lainnya

Saat ini sudah banyak program diskon atau promo lainnya tidak harus dinikmati hanya lewat pembayaran dengan kartu kredit lho Bun! Untuk berbagai pusat perbelanjaan yang sudah menerima pembayaran non tunai seperti dengan uang elektronik, biasanya ada program menarik yang juga dapat Bunda nikmati untuk belanja lebih hemat, misalnya mendapatkan diskon atau cashback.

Tetapi Bunda tidak boleh belanja dengan pikiran “Belanja deh, mumpung ada diskon” hal ini harus dihindari, karena justru dapat menyebabkan pengeluaran yang tidak perlu dan akan membuat boros. Gunakan promo ketika Bunda memang benar-benar akan belanja saja ya, agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi, dan pengeluaran bisa terkendali.

 

Yuk Bunda mulai sekarang terapkan tips-tips ini saat berbelanja kebutuhan sehari-hari ya agar nantinya keuangan pribadi dan keluarga bisa terkendali dan lebih hemat.  😊

 

Produk Jualan Online Terlaris di Tahun 2021

Produk Jualan Online Terlaris di Tahun 2021

 

Teknologi digital kiat meroket tajam, terutama dalam bisnis berjualan online . Penjualan via online melalui E-commerce pada tahun 2021 makin menuai rupiah di masa pendemi ini. Per Februari, Bank Indonesia mencatat nominal transaksi penjualan secara daring mencapai Rp27,2 triliun atau naik 45,28 persen dari tahun ke tahun. Volume penjualannya pun mencapai 174,6 juta transaksi atau melonjak 107,1 persen. Sektor ini pun diprediksi akan mencapai total transaksi Rp337 triliun tahun ini atau tumbuh 33%.

Untuk menjadi bagian pengambil manisnya untung berjualan online, Anda perlu mempertimbangkan 2 hal yang penting. Pertama, menimbang untung rugi pemilihan jenis toko daring itu, yang secara teknis lebih mudah membuat lapak di marketplace atau via memakai akun di media sosial lantaran tak mengeluarkan biaya. Ketiga, yang tak kalah penting adalah pemilihan barang yang hendak dijual. Pada tahap ini, memahami tren produk akan jadi kunci.

Memahami tren produk sangat penting bagi kalian untuk memulai usaha berbisnis, terutama bisnis online agar dapat mengetahui apa yang sedang di sukai oleh masyarakat. Berikut beberapa tren produk jualan online yang sedang laris manis di tahun 2021,

1. Kuliner

Laporan Statistik e-Commerce 2020 yang diterbitkan BPS menyebut 30,95 persen penjual daring bergerak di bidang makanan, minuman, dan bahan makanan. Banyaknya penjual makanan ini tak lepas dari sejumlah faktor, di antaranya jumlah penduduk RI yang besar. Ada 270 juta lebih perut yang harus diisi! Tak heran jika BPS mencatat bahwa 56,6 persen produk domestik bruto Indonesia disumbangkan oleh konsumsi rumah tangga, yakni Rp8.966 triliun. Dari angka itu, sekitar 49 persen-nya merupakan konsumsi makanan. Di samping itu, keragaman budaya memicu variasi kuliner dan bumbu serta bahan makanan yang luar biasa besar. Keuntungan di bidang ini adalah kemudahannya dalam mengatur skala produk, berbeda dengan, misalnya, bidang fashion yang memerlukan modal dan skala tertentu. Terlebih, usaha ini di masa pandemi dipermudah dengan keberadaan layanan Ojek Online.

2. Fashion

Pencarian di Google menggambarkan produk fashion memiliki konsistensi di hari-hari biasa dan tren menguat di periode tertentu, seperti jelang hari raya. Untuk memulai bisnis ini, Anda bisa memulainya dengan menjadi reseller atau dropshipper terlebih dahulu. Catatannya, Anda perlu memilih produsen produk yang berkualitas bagus. Jika toko sudah berkembang dan memiliki kenalan pemasok, menjadi penjual langsung adalah karier level selanjutnya. Produk fashion terlaris ada Pakaian Wanita dan Pria, Busana Muslim, Sepatu dan Jam Tangan.

3. Peralatan Rumah Tangga

Pada awal tahun 2021, Tokopedia mencatat peralatan rumah tangga jadi produk yang paling laku. Senada, Google mencatat penggunaan keyword, misalnya, ‘bedcover’, selalu mengalami kenaikan yang stabil. Selain itu, beberapa produk peralatan rumah tangga yang paling banyak dicari orang di antaranya adalah sprei, kompor gas, blender, dan bantal atau guling, atau kalian bisa membeli produk untuk dekorasi rumah.

4. Pembelian Gadget

Pembelian gadget, seperti smartphone, bukan hanya soal kebutuhan. Biasanya, orang membeli gadget baru sekitar 2 tahun sekali. Keluaran produk baru setiap tahunnya lantas menggoda orang untuk mengeluarkan dana meski tak butuh-butuh amat. Keuntungan penjualan gawai ini adalah potensi untung dari produk turunan atau aksesoris. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pencarian ‘casing hp’ dan ‘earphone’ di Google. Harbolnas 2019 pun mengungkapkan bahwa produk ponsel dan aksesorisnya menjadi yang paling laku.

Nah dari produk-produk jualan online di atas, yang mana nih yang termasuk usaha kalian? Customer banyak beli produk kalian yang mana? Sharing Yuk bersama Wira dengan ikut webinar perdana Waserda yaitu #WSRD01 bersama Romi Angger Hidayat yang berjudul “Mengenal tujuan dan Membangun Strategi Branding untuk UMKM di Sosial Media” akan banyak ilmu yang bisa kamu dapatkan lho.

 

Halo bos warung dan tetangga Indonesia!⁣

Untuk webinar perdana ini, @romijabrand yang merupakan founder @jagoan.branding dan @brandstory.indonesia akan berbagi ilmu tentang branding dan strateginya untuk usaha bos warung Indonesia⁣

‼️ Catat tanggalnya ya ‼️

“Mengenal Tujuan dan Membangun Strategi Branding untuk UMKM di Sosial Media”

🗓️ Senin, 11 Oktober 2021⁣

⏰ Pukul 14.00 – 15.00 WIB⁣

📍 Zoom Meeting, Online ⁣

📝Untuk umum dan GRATIS ⁣

📃 E-Certificate ⁣

📩 link regristration ⁣

https://bit.ly/WSRD01⁣

-⁣

Contact Person :⁣

Alifia (087883395868)⁣

Yuk, ikutan webinar ini dan segera daftar dengan scan QR code yang tertera atau melalui tautan pendaftaran webinar #wsrd01. GRATISSS!⁣